Politik dan Pemerintahan di Eropa: Migrasi di Eropa
1. What is your opinion on migration?
Pengertian migrasi sendiri adalah perpindahan suatu penduduk dari satu daerah ke daerah yang lain dan bertujuan untuk menetap di daerah baru yang dituju tersebut. Menetap di sini sendiri sifatnya bisa sementara dan bisa juga menetap selamanya. Menurut saya, sah-sah saja bila terjadinya migrasi apalagi di era globalisasi seperti sekarang ini. Kita juga bisa mencari tau apa saja faktor yang mendorong seseorang bahkan sekelompok orang melakukan sebuah migrasi. Seseorang melakukan migrasi pasti ada sebabnya. Kebanyakan mereka bermigrasi dengan maksud mencari keberuntungan di daerah yang baru ini. Faktor-faktor ekonomi inilah yang banyak melatarbelakangi imigrasi itu sendiri. Namun, jika melihat dari sudut pandang sekelompok masyarakat yang melakukan migrasi secara besar-besaran kebanyakan mereka melakukannya dikarenakan terjadinya perperangan di daerah mereka tinggal sehingga mendorong terjadinya migrasi. Faktor inilah yang menyebabkan migrasi besar-besaran dengan harapan meraka akan menemukan harapan hidup yang lebih baik di daerah yang baru.
2. Tuliskan Negara-Negara Uni Eropa yang Menolak Refugee & yang Membuka Pintu bagi kedatangan Refugee
3. Do you think Refugee without citizenship should be able to vote? (Dengan begitu banyaknya refugee yg menetap di Uni Eropa, haruskah mereka diberikan hak suara?)
Menurut saya sendiri tidak, karena hak suara itu sendiri adalah hak seorang warga Negara yang tinggal secara sah di sebuah Negara. Seorang pengungsi belum tentu menjadi warga Negara yang sah di sebuah Negara yang mereka migrasi-kan, namun jika mereka telah menjadi seorang warga Negara yang sah mereka tentu saja berhak mendapatkan hak suara mereka dan dapat mengikuti pemilihan. Menurut saya takutnya, jika meraka diperbolahkan untuk memilih tanpa menjadi warga Negara yang sah bisa jadi mereka hanya dimanfaatkan oleh beberapa pihak.
4. Kebijakan Seperti apa yang ideal untuk kasus Migrasi di Eropa?
Semakin banyaknya pengungsi yang dating ke suatu Negara saya beri contoh di Eropa, maka hendaknya mereka membangun sebuah relokasi yng layak dan memberikan perlindungan seutuhnya bagi para pengungsi—khususnya wanita, anak-anak, serta orang-orang berkebutuhan khusus lainnya—untuk bisa sampai di daerah tujuan relokasi. Dalam menyediakan perlindungan yang pantas bagi para migran berarti harus mampu mengidentifikasi siapa saja yang membutuhkan perlindungan internasional, siapa saja yang klaim suakanya ditolak, memastikan perlakuan yang berprikemanusiaan, hingga jaminan keselamatan perjalanan kembali hingga ke negara asalnya. Pun demikian, merespon banyaknya volume migran yang harus direlokasi dan dipastikan keselamatannya, pengungsi sebaiknya disediakan bantuan dan perlindungan seperti tempat perlindungan, makanan, sanitasi, perlindugan dari konflik dan kekerasan yang lebih jauh, dan informasi yang jelas terkait dengan prosedur keselamatan.
Pengertian migrasi sendiri adalah perpindahan suatu penduduk dari satu daerah ke daerah yang lain dan bertujuan untuk menetap di daerah baru yang dituju tersebut. Menetap di sini sendiri sifatnya bisa sementara dan bisa juga menetap selamanya. Menurut saya, sah-sah saja bila terjadinya migrasi apalagi di era globalisasi seperti sekarang ini. Kita juga bisa mencari tau apa saja faktor yang mendorong seseorang bahkan sekelompok orang melakukan sebuah migrasi. Seseorang melakukan migrasi pasti ada sebabnya. Kebanyakan mereka bermigrasi dengan maksud mencari keberuntungan di daerah yang baru ini. Faktor-faktor ekonomi inilah yang banyak melatarbelakangi imigrasi itu sendiri. Namun, jika melihat dari sudut pandang sekelompok masyarakat yang melakukan migrasi secara besar-besaran kebanyakan mereka melakukannya dikarenakan terjadinya perperangan di daerah mereka tinggal sehingga mendorong terjadinya migrasi. Faktor inilah yang menyebabkan migrasi besar-besaran dengan harapan meraka akan menemukan harapan hidup yang lebih baik di daerah yang baru.
2. Tuliskan Negara-Negara Uni Eropa yang Menolak Refugee & yang Membuka Pintu bagi kedatangan Refugee
No.
|
Negara
|
Status
|
1.
|
Hongaria
|
Menolak
|
2.
|
Polandia
|
Menolak
|
3.
|
Republik Ceko
|
Menolak
|
4.
|
Slovakia
|
Menolak
|
5.
|
Jerman
|
Menerima
|
6.
|
Finlandia
|
Menerima
|
7.
|
Perancis
|
Menerima
|
8.
|
Swedia
|
Menerima
|
9.
|
Denmark
|
Menerima
|
10.
|
Austria
|
Menerima
|
11.
|
Slovenia
|
Menerima
|
12.
|
Spanyol
|
Menerima
|
13.
|
Belanda
|
Menerima
|
14.
|
Swiss
|
Menerima
|
15.
|
Bulgaria
|
Menerima
|
16.
|
Italia
|
Menerima
|
17.
|
Yunani
|
Menerima
|
18.
|
Belgia
|
Menerima
|
19.
|
Siprus
|
Menerima
|
20.
|
Estonia
|
Menerima
|
21.
|
Irlandia
|
Menerima
|
22.
|
Kroasia
|
Menerima
|
23.
|
Latvia
|
Menerima
|
24.
|
Luksemburg
|
Menerima
|
25.
|
Portugal
|
Menerima
|
26.
|
Malta
|
Menerima
|
27.
|
Rumania
|
Menerima
|
3. Do you think Refugee without citizenship should be able to vote? (Dengan begitu banyaknya refugee yg menetap di Uni Eropa, haruskah mereka diberikan hak suara?)
Menurut saya sendiri tidak, karena hak suara itu sendiri adalah hak seorang warga Negara yang tinggal secara sah di sebuah Negara. Seorang pengungsi belum tentu menjadi warga Negara yang sah di sebuah Negara yang mereka migrasi-kan, namun jika mereka telah menjadi seorang warga Negara yang sah mereka tentu saja berhak mendapatkan hak suara mereka dan dapat mengikuti pemilihan. Menurut saya takutnya, jika meraka diperbolahkan untuk memilih tanpa menjadi warga Negara yang sah bisa jadi mereka hanya dimanfaatkan oleh beberapa pihak.
4. Kebijakan Seperti apa yang ideal untuk kasus Migrasi di Eropa?
Semakin banyaknya pengungsi yang dating ke suatu Negara saya beri contoh di Eropa, maka hendaknya mereka membangun sebuah relokasi yng layak dan memberikan perlindungan seutuhnya bagi para pengungsi—khususnya wanita, anak-anak, serta orang-orang berkebutuhan khusus lainnya—untuk bisa sampai di daerah tujuan relokasi. Dalam menyediakan perlindungan yang pantas bagi para migran berarti harus mampu mengidentifikasi siapa saja yang membutuhkan perlindungan internasional, siapa saja yang klaim suakanya ditolak, memastikan perlakuan yang berprikemanusiaan, hingga jaminan keselamatan perjalanan kembali hingga ke negara asalnya. Pun demikian, merespon banyaknya volume migran yang harus direlokasi dan dipastikan keselamatannya, pengungsi sebaiknya disediakan bantuan dan perlindungan seperti tempat perlindungan, makanan, sanitasi, perlindugan dari konflik dan kekerasan yang lebih jauh, dan informasi yang jelas terkait dengan prosedur keselamatan.
Komentar
Posting Komentar